Usai Santos dan Tielemans, Man United Incar Joao Gomes
Manchester United mengincar Joao Gomes dari Wolves untuk memperkuat lini tengah setelah mengamankan Santos dan Tielemans.
Pemain tengah Wolverhampton Wanderers Joao Gomes saat bertanding di Liga Inggris
Incaran Ketiga di Lini Tengah
Manchester United bergerak cepat mengamankan target baru mereka di Premier League. Klub besutan Michael Carrick ini sangat tertarik pada kemampuan gelandang berumur 25 tahun tersebut. Menurut laporan Football Insider, United ingin memasangkan Gomes dengan Youri Tielemans.
Setan Merah dilaporkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Tielemans dari Aston Villa. United siap mengaktifkan klausul rilis gelandang Belgia itu senilai Rp714 miliar atau £35 juta. Proses negosiasi kedua klub saat ini sudah memasuki tahap akhir.
Karakter Berbeda Joao Gomes
Joao Gomes menawarkan profil permainan yang berbeda dari target United lainnya. Pemain asal Brasil ini terkenal dengan gaya main agresif dan kemampuan merebut bola yang kokoh. Pengalamannya di Liga Inggris membuat proses adaptasi sang pemain menjadi lebih cepat.
Sebelumnya Manchester United sudah merampungkan transfer Andrey Santos dari Chelsea. Kehadiran Gomes akan memberikan proteksi lebih bagi lini pertahanan Setan Merah. Kombinasi ketiga pemain baru ini bakal mengubah wajah lini tengah Manchester United.
Pertimbangan Anggaran Belanja Klub
Manajemen United kini harus menghitung ulang sisa anggaran transfer musim panas mereka. Pihak klub perlu memutuskan urgensi mendatangkan tiga gelandang tengah sekaligus secara bersamaan. Beberapa posisi lain di dalam tim juga masih membutuhkan suntikan tenaga baru.
Wolves sendiri dilaporkan siap melepas Gomes demi menyeimbangkan neraka keuangan klub mereka. Kesepakatan harga yang masuk akal akan mempermudah kepindahan sang pemain menuju Old Trafford. Manajemen United optimistis bisa merampungkan transfer ini secepatnya.
Mampukah Manchester United mendaratkan Joao Gomes ke Old Trafford sebelum Bursa Transfer ditutup? Keputusan akhir kini berada di tangan manajemen terkait pembagian anggaran belanja tim. Bagaimana Michael Carrick meramu taktik dengan wajah-wajah baru di lini tengahnya?