16 July 2026 Hiburan

Aktor GMMTV Justin Moir Tersandung Kontroversi Unggahan TikTok

Aktor GMMTV Justin Moir menuai kecaman netizen setelah ketahuan membagikan ulang video kontroversial bernada homofobik dan misoginis di TikTok.

Tangkapan layar tuduhan netizen terhadap unggahan akun TikTok resmi milik aktor Thailand Justin Moir

Tangkapan layar tuduhan netizen terhadap unggahan akun TikTok resmi milik aktor Thailand Justin Moir

Aktor naungan agensi GMMTV menghadapi kecaman keras dari publik. Netizen menemukan riwayat unggahan ulang atau repost yang kontroversial pada akun resmi milik sang aktor.

Isi Unggahan TikTok yang Dikecam

Netizen membongkar sejumlah video yang dibagikan ulang oleh akun resmi . Video-video tersebut mengandung pesan yang dinilai homofobik dan misoginis oleh pengguna media sosial.

Beberapa konten yang diunggah ulang bahkan memuat pidato diskriminatif. Salah satu video menyatakan klaim bahwa hanya ada dua jenis kelamin di dunia.

Kekhawatiran dan Reaksi Keras Netizen

Para penggemar dan netizen mengaitkan perilaku digital ini dengan fenomena kelompok siber ekstrem. Akun netizen Lala menulis, "Banyak gadis muda dibunuh oleh orang seusianya yang menyukai hal serupa, kita harus serius menangani ini sebelum memburuk."

Beberapa pengguna media sosial bahkan menyamakan pola tindakan ini dengan kasus kriminal lain. Netizen mendesak publik agar tidak memaklumi tindakan sang aktor hanya karena faktor usia.

Tuntutan Investigasi Kepada Agensi GMMTV

Publik meminta agensi segera turun tangan memeriksa rekam jejak digital sang artis. Akun Sebastian menyatakan, "Fans ingin melihat tindakan tepat termasuk memastikan dia meminta maaf dan diberi edukasi."

Tuntutan klarifikasi ini terus bergulir di berbagai platform media sosial. Netizen berharap ada sanksi atau tindakan tegas dari manajemen demi menjaga reputasi agensi.

Redaksi Canteen Davis
Redaksi Canteen Davis
Tim redaksi Canteen Davis yang terdiri dari jurnalis dan editor berpengalaman. Kami berkomitmen menyajikan berita akurat, berimbang, dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.