Kpop Boy Group idntt Gagal Jual Setengah Tiket Fancon Perdana
Penjualan tiket fan concert boy group rookie idntt sepi peminat. Netizen mengkritik harga tiket yang terlampau mahal untuk ukuran grup baru.
Denah kursi fancon boy group Kpop idntt yang menunjukkan banyak kursi kosong belum terjual
Ribuan Kursi Masih Kosong Melompong
Tangkapan layar grafik penjualan tiket idntt tersebar luas di berbagai platform media sosial. Data menunjukkan lebih dari setengah kapasitas kursi yang tersedia masih kosong untuk pertunjukan dua hari berturut-turut. Pembeli hanya mengisi barisan depan, sementara area belakang sama sekali belum tersentuh.
Para netizen mulai meragukan tingkat popularitas nyata dari grup pendatang baru ini. Beberapa pihak menilai manajemen idntt terlalu ambisius dalam memilih kapasitas lokasi acara. Padahal, waktu promosi menjelang pembukaan konser kini tersisa kurang dari tiga minggu lagi.
Harga Tiket Dinilai Terlalu Mahal
Komunitas online menuding kebijakan harga dari pihak manajemen sebagai penyebab utama sepinya pembeli. Standar harga Tiket Konser di Korea Selatan umumnya berkisar antara ₩100.000 hingga ₩150.000. Manajemen idntt justru menetapkan tarif yang jauh lebih tinggi untuk skala acara Fancon.
Seorang penggemar di media sosial X melayangkan kritik tajam terkait paket promosi agensi tersebut. Penggemar itu menulis, "Ini masalahnya, kalian serakah menetapkan harga ₩170.000 untuk tiket berserta soundcheck dan sesi send off. Kalian harus menurunkan harga itu." Publik menganggap tarif tersebut tidak masuk akal bagi sebuah grup rookie.
Pantauan Ketat Jelang Hari Pertunjukan
Jadwal resmi fan concert idntt akan tetap berlangsung pada tanggal 8 Agustus 2026. Pihak agensi belum memberikan pernyataan resmi terkait strategi lanjutan guna mendongkrak penjualan tiket mereka.
Kini para penggemar terus memantau pergerakan grafik kursi pada situs resmi penyedia tiket. Langkah mitigasi dari manajemen sangat dinantikan untuk menghindari kerugian massal pada malam pembukaan nanti. Penjualan dalam beberapa hari ke depan menjadi penentu nasib acara ini.