Tabrakan APV dan Pick Up di Jalur Tengkorak Jembrana
Kecelakaan di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk melibatkan Suzuki APV dan Isuzu Pick Up. Empat orang terluka akibat tabrakan tersebut.
Kondisi bagian depan mobil Suzuki APV dan Isuzu Pick Up setelah bertabrakan di jalur Denpasar-Gilimanuk
Kronologi Tabrakan di Banyubiru
Suzuki APV bernomor polisi DK-1005-IC melaju menuju Gilimanuk. Mobil bergerak ke kanan dan melewati garis tengah jalan. Isuzu Pick Up Traga bernomor polisi P-8949-VM datang dari arah berlawanan. Jarak terlalu dekat membuat tabrakan keras tidak terhindarkan.
Kecelakaan terjadi tepat di Kilometer 98-99, Banjar Banyubiru. Kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Benturan keras mengejutkan warga sekitar jalan raya. Petugas segera datang ke lokasi setelah menerima laporan.
Kondisi Korban dan Kendaraan
Empat orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Tiga korban luka merupakan penumpang Suzuki APV. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa di lokasi kejadian. Petugas segera membawa para korban ke fasilitas medis terdekat.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta membenarkan kejadian ini. Sugianta berkata, "Tidak ada korban jiwa, namun empat orang mengalami luka." Tim medis langsung memberikan pertolongan darurat kepada seluruh korban.
Himbauan Polisi untuk Pengendara
Polisi meminta para pengendara meningkatkan kewaspadaan di Jalur Tengkorak. Pengemudi harus fokus saat mendahului kendaraan lain. Jalur Denpasar-Gilimanuk terkenal rawan kecelakaan fatal. Disiplin Lalu Lintas menjadi kunci keselamatan bersama.
Sugianta mengingatkan pentingnya menjaga posisi kendaraan tetap di jalur kiri. Pengendara tidak boleh memaksakan diri jika kondisi jalan tidak aman. Polisi akan meningkatkan patroli di titik rawan Kecelakaan ini.
Mengapa jalur ini terus memakan korban setiap tahun? Apakah marka jalan dan penerangan di Jalur Tengkorak sudah memadai? Pengguna jalan kini menanti langkah nyata pemerintah daerah.