Pengalaman di Lapangan Rumput Jadi Kunci Kemenangan Davidovich
Perjuangan panjang Alejandro Davidovich akhirnya membuahkan hasil manis di rumah sendiri. Petenis asal Andalusia ini sukses mematahkan kutukan final setelah keluar sebagai juara Mallorca Championship. Kemenangan ini terasa sangat spesial karena diraih di hadapan publiknya sendiri dan di atas lapangan rumput, permukaan yang biasanya kurang bersahabat bagi para petenis Spanyol.
Dalam laga final yang berlangsung sengit dan bersuhu panas, Davidovich menumbangkan wakil Amerika Serikat, Ethan Quinn, dengan skor 7-6 (4) dan 6-3. Pengalaman Davidovich yang sudah mencicipi lima final ATP sebelumnya menjadi pembeda utama. Ia tampil jauh lebih tenang di momen-momen krusial, terutama saat memanfaatkan rentetan kesalahan ganda (double faults) dari servis Quinn.
Baca Juga
Bagi Davidovich, lapangan rumput sebenarnya bukan hal baru karena ia pernah memenangi Wimbledon kategori junior saat merintis karier. Petenis asal Malaga ini mengaku keputusannya untuk tampil tanpa beban pasca-berpisah dengan pelatih lamanya, Puerta, setelah Roland Garros menjadi kunci kebangkitannya. Ia juga sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari penonton lokal yang membantunya keluar dari tekanan.
Tanpa waktu istirahat yang cukup, Davidovich harus segera terbang ke London untuk berlaga di babak utama Wimbledon yang dimulai hari Senin ini. Tantangan berat langsung menantinya di putaran pertama karena ia dijadwalkan bersua petenis Argentina, Juan Manuel Cerundolo. Berada di bagan undian atas, Davidovich berpotensi menghadapi Novak Djokovic di babak semifinal jika terus melaju.