Kesiapan Fisik Jodar dan Rahasia Lapangan Rumput dari Nadal
Turnamen Grand Slam Wimbledon 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Rafa Jodar setelah sempat diragukan akibat masalah kebugaran. Petenis muda asal Madrid ini belum lagi mengayun raket sejak menembus perempat final Roland Garros sebulan lalu akibat cedera otot perut yang memaksanya absen di Queen's dan Eastbourne. Menjelang laga pembuka kontra wakil tuan rumah, Felix Gill, Jodar menegaskan bahwa kondisinya kini sudah pulih total dan siap bertanding.
Bagi Jodar, transisi dari lapangan tanah liat ke lapangan rumput merupakan tantangan terbesar mengingat minimnya pengalaman yang ia miliki di permukaan ini. Cedera yang sempat membekapnya membuat proses adaptasi di London menjadi sangat singkat. Jodar mengungkapkan bahwa keputusan untuk pulang ke Spanyol demi menjalani pemulihan intensif bersama fisioterapis dan tim medis federasi adalah langkah krusial yang membuatnya bisa kembali ke performa terbaik tepat waktu.
Baca Juga
Di sisi lain, kompatriotnya, Martin Landaluce, menatap Wimbledon dengan modal yang jauh lebih matang setelah sempat mengasah kemampuan di Halle dan Mallorca. Keunggulan utama Landaluce kali ini adalah bimbingan langsung dari sang raja lapangan tanah liat yang juga kolektor dua gelar Wimbledon, Rafa Nadal. Landaluce sempat menghabiskan waktu berlatih bersama Nadal di Manacor untuk menyerap berbagai taktik tersembunyi guna menaklukkan karakteristik lapangan rumput.
Berbekal wejangan dari sang mentor, Landaluce merasa gaya permainannya kini jauh lebih menyatu dengan lapangan rumput, meskipun ia masih harus mematangkan konsistensi strateginya dalam menghadapi momen-momen kritis. Mengingat rekam jejaknya yang pernah menembus semifinal kategori júnior di London, Landaluce optimistis bisa melangkah jauh saat bersiap menghadapi petenis Korea Selatan yang lolos lewat jalur kualifikasi, Soonwoo Kwon.