Pramono Anung Siapkan Zebra Cross Sementara di Tendean
Gubernur DKI Pramono Anung menyiapkan zebra cross sementara di Tendean karena JPO rusak ditabrak truk. Pembangunan JPO baru masih dikaji.
Kondisi kawasan JPO Tendean Jakarta Selatan setelah mengalami kerusakan akibat tertabrak truk
Koordinasi Pembuatan Zebra Cross Sementara
Dinas Perhubungan DKI Jakarta sedang berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Mereka meminta izin untuk menerapkan fasilitas penyeberangan sementara. Langkah ini bertujuan menjaga keselamatan pejalan kaki di kawasan tersebut.
Pramono Anung menjelaskan pembangunan JPO baru membutuhkan waktu lama. Warga membutuhkan akses cepat untuk menyeberang jalan. Pramono berkata, "Saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, memintakan izin apakah itu bisa digunakan untuk Zebra Cross dalam jangka pendek dulu."
Skema Pendanaan JPO Baru
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memprioritaskan pembangunan kembali JPO Tendean. Jajaran terkait sudah menerima perintah untuk segera bertindak. Saat ini petugas masih mengkaji beberapa skema pendanaan.
Opsi pembiayaan meliputi APBD, creative financing, CSR, hingga skema naming rights. Rapat khusus pekan depan akan menentukan mekanisme yang paling tepat. Pramono menegaskan, "Bahwa itu apakah melalui APBD, creative financing, CSR dan sebagainya, atau naming rights, sekarang kita lakukan."
Lokasi Strategis Penyeberangan Warga
Pemerintah tidak ingin perbaikan fasilitas ini berjalan lambat. Jalur penyeberangan Tendean tergolong sangat padat setiap harinya. Keterlambatan perbaikan bisa mengganggu mobilitas masyarakat umum.
Pramono menyatakan proyek ini tidak boleh tertunda demi kepentingan publik. Lokasi tersebut merupakan titik penyeberangan yang sangat krusial di Jakarta Selatan. Pramono berkata, "Karena itu enggak bisa ditunda-tunda. Itu adalah JPO yang sangat-sangat strategis."