Redmagic Astra 2 Rilis Agustus dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Redmagic siap meluncurkan tablet gaming Android kompak Astra 2 pada Agustus mendatang dengan harga mulai $699.
Tablet gaming Android Redmagic Astra 2 dengan layar 9 inci AMOLED hitam elegan
Spesifikasi Kelas Atas Layar AMOLED 9 Inci
Redmagic Astra 2 merupakan suksesor dari lini Tablet Gaming kompak bertenaga milik perusahaan. Perangkat ini hadir dengan layar AMOLED berukuran 9 inci yang memberikan visual tajam untuk bermain game. Selain itu, produsen menyematkan sensor sidik jari untuk sistem keamanan biometrik.
Tablet ini sebelumnya telah meluncur di pasar China dengan nama Redmagic Gaming Tablet 5 Pro. Pihak perusahaan memastikan spesifikasi mesin di bawah kapnya membawa performa monster. Komponen hardware kelas atas siap memanjakan para gamer mobile di seluruh dunia.
Harga Kompetitif Dibanding Pesaing Utama
Perusahaan mematok harga global Redmagic Astra 2 mulai dari $699 atau sekitar Rp10,8 juta untuk varian memori 12GB/256GB. Konsumen juga bisa memilih varian tertinggi dengan memori 16GB/512GB yang dibanderol seharga $799 atau sekitar Rp12,4 juta. Skema harga ini dinilai lebih murah daripada kompetitor terdekatnya di pasar.
Harga penawaran dari Redmagic ini langsung memanaskan persaingan kelas Tablet Gaming premium. Langkah ini membuat Lenovo Legion Tab terbaru harus waspada menghadapi gempuran produk baru tersebut. Konsumen kini mendapatkan lebih banyak pilihan perangkat Gaming berspesifikasi tinggi dengan harga bersaing.
Jadwal Rilis Global Pertengahan Agustus
Peluncuran perdana Tablet Gaming ini akan berlangsung pada pertengahan Agustus mendatang. Sesi penjualan awal ini dikhususkan bagi konsumen yang berhasil mendapatkan voucer early bird. Pihak internal mengonfirmasi bahwa distribusi luas ke pasar global akan menyusul pada akhir bulan.
Peminat sudah bisa memantau ketersediaan produk ini secara berkala lewat situs resmi Redmagic Store. Skema penjualan bertahap ini diharapkan mampu memenuhi lonjakan permintaan pasar di awal rilis. Pengapalan unit ke berbagai negara akan berjalan secara simultan setelah fase pertama selesai.