Kekecewaan Jaylen Brown atas Proses Transfer yang Dianggap Kurang Menghargai Dirinya
Setelah menulis salam perpisahan yang emosional kepada para pendukung setia Boston Celtics melalui akun media sosial pribadinya, juara NBA satu kali ini langsung melakukan siaran langsung di Twitch. Melalui platform tersebut, pebasket berusia 29 tahun itu membongkar situasi di balik layar mengenai hubungannya yang memburuk dengan Presiden Operasi Bola Basket Celtics, Brad Stevens.
"Boston menyingkirkan saya. Saya sama sekali tidak senang dengan tingkat rasa hormat yang ditunjukkan selama proses ini berlangsung. Awalnya semua baik-baik saja, namun tiba-tiba segalanya berubah menjadi berantakan," ungkap Brown. Ia juga menyayangkan cara Stevens memfasilitasi pembicaraan mengenai kepindahannya dan berharap mendapatkan penjelasan yang lebih transparan dari pihak klub.
Baca Juga
Kepindahan ke Philadelphia 76ers diakui Brown sangat mengejutkan karena rivalitas panas yang telah ia jalani selama bertahun-tahun saat masih berseragam Celtics. Ia mengaku otaknya harus berputar balik karena kini ia harus berjuang membela tim yang dulunya merupakan musuh bebuyutan di Wilayah Timur.
Meski merasa dikhianati oleh manajemen lama, Brown menegaskan kesiapannya untuk langsung bekerja keras demi mendapatkan respek dari publik Philadelphia. Di klub barunya tersebut, ia memiliki peluang besar untuk merebut cincin juara NBA keduanya berkat kolaborasi menjanjikan bersama bintang utama seperti Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan VJ Edgecombe.