Teknologi Raket Modern Jadi Biang Keladi Cedera Petenis
Carlos Alcaraz kini tengah fokus menjalani pemulihan cedera pergelangan tangan serius yang memaksanya absen di turnamen tanah liat dan rumput, termasuk Wimbledon. Petenis muda asal Spanyol ini diprediksi baru akan kembali mengayun raket pada akhir Juli 2026 dalam tur lapangan keras di Amerika Utara demi mempertahankan gelar AS Terbuka.
Absennya Alcaraz dan sejumlah bintang muda seperti Jack Draper memicu perdebatan panas mengenai kalender kompetisi yang dianggap terlalu menyiksa fisik pemain. Namun, statistik menunjukkan jumlah cedera saat ini tidak jauh berbeda dengan era satu dekade lalu, meski format Masters 1.000 kini diperpanjang menjadi dua pekan.
Baca Juga
Andy Murray yang baru saja melatih Draper angkat bicara dan menolak narasi jadwal padat tersebut. "Saya tidak berpikir statistik menunjukkan ada lebih banyak cedera sekarang daripada sepuluh tahun lalu," ujar mantan tunggal putra nomor satu dunia itu kepada Tennis365.
Menurut Murray, masalah utamanya ada pada evolusi alat tempur para pemain di lapangan. Penggunaan raket yang jauh lebih ringan dan senar yang sangat kaku membuat getaran serta gaya benturan bola tidak lagi diredam dengan baik, melainkan langsung menghantam otot serta sendi lengan para petenis modern.