Kejujuran Sepak Bola dan Karakter Dewasa Sejak Belia
Banyak yang mengira gaya main elegan Pedri adalah produk asli La Masia. Nyatanya, takdir emas sang gelandang ditempa ribuan kilometer jauhnya di Tegueste, sebuah desa kecil di Kepulauan Kanari, Tenerife. Di sanalah bakat alaminya mulai mengundang decak kagum para pelatih lokal karena cara pandangnya yang sangat berbeda terhadap sepak bola dibandingkan anak-anak seusianya.
Telesforo Rodriguez Torres, mantan pelatihnya di UD Tegueste, mengenang bahwa Pedri kecil memiliki 'kejujuran sepak bola' yang langka. Ketika anak berbakat lain cenderung egois menguasai bola, Pedri justru selalu mencari kawan yang bebas. Bahkan, presiden klub Eladio Ramos mengingat bagaimana Pedri kecil tidak bisa dipisahkan dari bola, hingga sering menyembunyikannya di bawah meja kelas saat jam pelajaran sekolah.
Baca Juga
Kematangan karakter Pedri juga terlihat saat ia berusia 12 tahun dan dipinang oleh klub Juventud Laguna. Sang ayah menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada sang anak, dan dengan jabat tangan mantap, Pedri menyetujui kesepakatan tersebut layaknya seorang profesional. Meskipun tubuhnya tergolong mungil dan sempat diragukan karena masalah fisik, visi bermain dan kemampuan taktisnya yang luar biasa selalu berhasil membungkam para pengkritik.
Bakat besar ini akhirnya dicium oleh UD Las Palmas sebelum raksasa La Liga bertindak. Pelatih gaek Pepe Mel langsung menyadari berlian di depannya saat pramusim dan memprediksi sang pemain akan menjadi miliarder di masa depan. Sempat dilirik Real Madrid dan Real Betis, Barcelona bergerak cepat mengamankan tanda tangannya pada musim panas 2019 senilai 5 juta Euro, sebuah perjudian yang kini terbukti menjadi salah satu investasi terbaik dalam sejarah klub.