Sentuhan Pelatih Baru dan Tuah Masakan Ibu Jadi Kunci
Langkah impresif Naomi Osaka di rumput London belum terbendung setelah sukses membalas dendam atas kekalahannya dari Sabalenka di Prancis Terbuka lalu. Tampil penuh percaya diri di Lapangan Utama, petenis berusia 28 tahun ini menunjukkan performa terbaiknya sepanjang turnamen dengan menyapu bersih kemenangan dua set langsung tanpa kehilangan satu set pun dari empat laga awal.
Kembalinya performa puncaknya tidak lepas dari peran pelatih anyar, Tomasz Wiktorowski, yang sebelumnya sukses mengarsiteki Iga Swiatek menjadi petenis papan atas dunia. Selain taktik jitu, Osaka yang kini menempati unggulan ke-14 juga mengaku penampilannya yang modis dengan balutan busana nyentrik sebelum bertanding sangat membantu mengurangi tekanan mental di atas lapangan.
Baca Juga
Kemenangan krusial ini sekaligus memutus tren buruk tiga kekalahan beruntun Osaka dari Sabalenka sepanjang musim ini. "Sudah lama sekali saya tidak bersenang-senang seperti ini di lapangan, dan bisa melakukannya di sini sangat berarti besar karena saya sempat kalah tiga kali berturut-turut darinya," ujar Osaka yang juga memuji masakan Jepang ibunya sebagai sumber energi tambahan.
Bagi Sabalenka, kekalahan ini menjadi pukulan telak yang menghentikan rekor impresifnya yang selalu menembus perempat final dalam 14 turnamen Grand Slam terakhir. Sementara itu, Osaka kini bersiap menghadapi petenis Republik Ceko unggulan ke-10, Karolina Muchova, demi memperebutkan satu tiket ke babak semifinal.