Ujian Konsistensi Lionel Messi dan Misi Kejutan sang Underdog Afrika
Tim rasi bintang Argentina akan melanjutkan langkah mereka untuk mempertahankan takhta juara dunia dengan menantang Tanjung Verde pada Jumat malam waktu setempat. Di atas kertas, laga ini bak duel antara David melawan Goliath. Tim Tango melaju mulus ke fase gugur setelah menyapu bersih tiga kemenangan di fase grup berkat performa gemilang Lionel Messi yang sudah mengemas 6 gol sepanjang turnamen.
Di kubu lawan, Tanjung Verde mencatatkan sejarah baru sebagai negara terkecil yang sukses menembus babak gugur Piala Dunia. Berstatus sebagai runner-up Grup H, tim berjuluk Tubarões Azuis ini secara mengejutkan mampu menahan imbang tim raksasa Spanyol dan Uruguay. Menanggapi hal tersebut, pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan timnya sama sekali tidak akan memandang remeh kekuatan sang lawan.
Baca Juga
Pelatih Tanjung Verde, Bubista, menyatakan bahwa anak asuhnya tidak akan gentar dan tetap mempertahankan gaya bermain kolektif yang agresif. "Sejak awal tiba, kami selalu percaya dengan cara kerja kami sendiri. Jika tim lain tidak menghormati kami, itu masalah mereka," tuturnya penuh percaya diri. Berdasarkan data superkomputer Opta, Argentina menjadi favorit kuat dengan peluang menang sebesar 81 persen dalam waktu normal.
Menjelang kickoff, kondisi internal skuad Albiceleste dilaporkan sangat prima tanpa ada pemain yang dibekap cedera. Sebaliknya, Tanjung Verde dipastikan kehilangan Telmo Arcanjo akibat cedera hamstring, namun mereka kembali diperkuat bek kiri Sidny Lopes Cabral setelah menjalani sanksi akumulasi kartu. Pemenang dari laga bersejarah ini sudah ditunggu oleh Mesir atau Australia di babak 16 besar.