Nekat Maju Menyerang Demi Memecah Kebuntuan Les Bleus
Menjelang duel ulang Prancis kontra Paraguay di babak gugur, memori publik langsung melayang pada laga dramatis musim panas 1998 di Lens. Laurent Blanc, sang pahlawan masa lalu, mengenang kembali momen mencekam ketika Les Bleus dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat Paraguay yang dikomandoi kiper legendaris José Luis Chilavert.
Tanpa kehadiran Zinedine Zidane yang terkena sanksi kartu merah, Prancis tampil dominan namun buntu hingga babak perpanjangan waktu. Di tengah rasa frustrasi dan kelelahan ekstrem akibat cuaca panas yang menyengat, Blanc mengambil keputusan nekat untuk keluar dari posisinya di lini belakang dan membantu penyerangan.
Baca Juga
Keputusan tersebut sempat ditentang keras oleh dua rekan duetnya di lini pertahanan, Marcel Desailly dan Lilian Thuram, yang berteriak meminta Blanc untuk tetap bertahan. Namun, insting mantan playmaker yang bertransformasi menjadi bek tengah itu terbukti jitu ketika laga memasuki menit ke-114.
Memanfaatkan umpan sundulan matang dari David Trezeguet, Blanc menyambar bola dengan sepakan setengah voli yang merobek jala Paraguay sekaligus menyudahi pertandingan lewat aturan "golden goal". Menariknya, Blanc yang sempat mengkritik aturan gol emas tersebut justru menjadi sosok yang mengukir sejarah manis lewat regulasi yang kini telah dihapus.