Antusiasme Tinggi Suporter Mesir Hadapi Sang Juara Bertahan Argentina
Bendera Mesir berkibar di berbagai sudut kota Kairo dan lagu-lagu patriotik menggema dari pengeras suara demi menyambut laga krusial kontra Argentina di Atlanta, Amerika Serikat. Duel babak 16 besar ini bukan lagi sekadar pertandingan sepak bola biasa, melainkan telah bertransformasi menjadi momentum nasional yang menyatukan seluruh negeri. Keberhasilan menembus fase gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah telah membangkitkan asa bagi publik Mesir untuk bersaing dengan raksasa dunia.
Atmosfer pertandingan kian memanas setelah aksi solidaritas pelatih Mesir, Hossam Hassan, untuk Palestina pasca-kemenangan atas Australia di babak 32 besar memicu reaksi keras media lawan. Di sisi lain, para loyalis The Pharaohs di dalam negeri justru semakin solid dan optimistis bahwa tim kesayangan mereka mampu menghadirkan kejutan besar. Keyakinan ini didasarkan pada performa impresif lini depan yang dimotori oleh sang kapten, Mohamed Salah, serta gelandang andalan Emam Ashour.
Baca Juga
Para suporter di jalanan Kairo dan Giza bahkan menyamakan sensasi magis timnas Mesir saat ini dengan kehebatan generasi emas asuhan Hassan Shehata yang sukses merajai Afrika periode 2006 hingga 2010 silam. "Laga melawan Argentina jelas akan menjadi ujian terberat kami, namun tidak ada yang mustahil dengan mentalitas petarung yang ditanamkan oleh jajaran staf pelatih saat ini," ujar Mahmoud Rabie, salah satu pendukung fanatik Mesir.
Kehadiran bintang top sekelas Mohamed Salah dan Omar Marmoush di atas lapangan menjadi garapan utama publik Mesir untuk meruntuhkan dominasi tim Tango. Berkaca pada perlawanan sengit Tanjung Verde yang sempat merepotkan Argentina di fase sebelumnya, pendukung Mesir percaya bahwa sang juara bertahan bukanlah tim yang tidak bisa dikalahkan. Jika laga harus berlanjut hingga babak adu penalti, ketangguhan kiper Mostafa Shobeir di bawah mistar gawang diyakini bakal menjadi kunci penentu langkah bersejarah Mesir menuju perempat final.