Drama Penalti Lionel Messi dan Kebangkitan Sang Juara Bertahan
Langkah Argentina di Piala Dunia 2026 hampir saja terhenti secara mengejutkan di tangan Mesir dalam laga babak 16 besar di Atlanta. Sempat tertinggal 0-2 akibat gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko, sang juara bertahan memperpanjang napas mereka sekaligus menjaga asa panggung internasional terakhir Lionel Messi lewat performa luar biasa di menit-menit akhir pertandingan.
Mesir sempat berada di atas angin setelah sundulan Yasser Ibrahim membobol gawang Emi Martinez. Keadaan memburuk bagi Albiceleste ketika eksekusi penalti Messi berhasil ditepis oleh kiper Mostafa Shobeir, membuat sang kapten mencatatkan rekor buruk sebagai pemain pertama yang gagal mengeksekusi dua penalti dalam satu edisi Piala Dunia. Mesir bahkan menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat yang diselesaikan dengan sempurna oleh Mostafa Ziko setelah gol mereka sebelumnya sempat dianulir VAR.
Baca Juga
Momentum kebangkitan skuad asuhan Lionel Scaloni dimulai pada menit ke-79 lewat sundulan Cristian Romero yang gagal dihalau Shobeir. Messi kemudian membayar tuntas kegagalannya dengan melepaskan tembakan setengah voli keras yang bersarang ke pojok gawang Mesir pada menit ke-83, sekaligus mengukuhkan posisinya di puncak daftar top skor sementara dengan delapan gol.
Kemenangan dramatis Argentina akhirnya dipastikan oleh Enzo Fernandez yang menyambut umpan silang Lautaro Martinez dengan sundulan tajam pada menit kedua masa injury time. Di babak perempat final hari Sabtu nanti, Argentina akan menantang pemenang antara Kolombia atau Swiss demi memperebutkan tiket ke semifinal.