Kisah Epik Arthur Fery Tembus 16 Besar Wimbledon dan Dobrak Top 100 Dunia
Gelaran Grand Slam Wimbledon 2026 melahirkan kisah dongeng baru dari lapangan tenis. Setelah publik Inggris sempat lesu karena mundurnya Emma Raducanu dan Jack Draper sebelum turnamen dimulai, kini mereka punya pahlawan baru untuk didukung. Arthur Fery yang datang bermodalkan fasilitas wildcard sukses mencuri perhatian dunia lewat performa heroiknya di atas lapangan rumput London.
Fery yang memulai turnamen dengan peringkat terbaik dalam kariernya di posisi 114 dunia, harus berjuang ekstra keras. Perjalanannya ke pekan kedua terbilang fantastis; ia menyingkirkan Damir Dzumhur di babak pertama dan Otto Virtanen di babak kedua. Puncaknya terjadi di babak ketiga saat pemuda berusia 23 tahun ini menumbangkan unggulan Belgia, Zizou Bergs, lewat drama lima set yang berakhir dengan skor 2-6, 7-5, 2-6, 7-6(3), dan 7-6(5).
Baca Juga
Kemenangan luar biasa ini tidak hanya membawa Fery ke babak 16 besar, tetapi juga memastikan dirinya menembus peringkat Top 100 dunia untuk pertama kali sepanjang kariernya, tepatnya di posisi 91 live ranking. "Banyak momen pertama yang saya rasakan di sini: laga lima set pertama, pertandingan terlama, masuk Top 100, hingga lolos ke pekan kedua Grand Slam. Hebatnya lagi, semua terjadi di rumah sendiri, hanya lima menit dari tempat saya tumbuh besar," ujar putra dari presiden klub sepak bola FC Lorient tersebut.
Kunci kesuksesan Fery kali ini diakui berkat persiapannya yang matang di turnamen pemanasan lapangan rumput seperti Eastbourne dan Queen's sebelum berlaga di Wimbledon. Tantangan berikutnya dipastikan bakal lebih berat karena ia sudah ditunggu oleh mantan petenis top dunia, Grigor Dimitrov, di babak 16 besar yang akan menentukan langkah dongeng Fery selanjutnya.